Don’t Limit Your Challenges, Challenge Your Limit.

..

Sabtu, 04 Juni 2011

Makam Fatimah Binti Maimun

Makam Fatimah Penanda Masuknya Islam di Indonesia

Taukah Anda ada makam tua Fatimah binti Maimun di Desa Leran Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur?. Makam ini menjadi penanda sejarah masuknya Islam di Indonesia, yakni tahun 1082 atau abad 11.

Tahun itu tentu lebih tua dari data sejarah nasional yang ditulis orientalis Belanda Snouck Hurgronje, dalam tesisnya yang menyebutkan masuknya Islam di Indonesia pada abad 13, dengan merujuk bukti makam Raja Samudera Pasai, Sultan Malikus Saleh, di Aceh.
Lokasi makam Fatimah binti Maimun berada di jalur pantai utara (pantura). Sama seperti makam para wali yang terkenal seperti Sunan Giri dan Sunan Maulana Malik Ibrahin di Gresik, Sunan Drajat di Lamongan, dan Sunan Bonang di Tuban.
Makam Fatimah binti Maimun berada sekitar 10 kilometer antara makam Sunan Giri dan Sunan Drajat. Jika lewat tol, begitu keluar gerbang Manyar belok ke barat sekitar satu kilometer arah Lamongan. Di sisi kiri dijumpai papan besar bertuliskan Makam Fatimah Binti Maimun.
Di situ merupakan kompleks makam kuno yang kurang terawat. Jalan paving mengarah ke makam dengan cungkup besar. Di dalam cungkup itu Fatimah binti maimun dimakamkan. Kunonya makam itu terbaca dari tulisan Arab di nisannya yang menyebut tahun kematian pada 475 Hijriyah atau sama dengan 1082 Masehi.
Menurut juru kunci makam, Hasyim (53), situs makam yang berada di bawah naungan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Jatim ini terakhir kali tersentuh perbaikan pada 1985-an lalu. Yang diperbaiki pagar keliling kompleks makam. Sedangkan pada 1979 hingga 1982 dilakukan renovasi pada cungkup makam.
Pada 2008 lalu ada penambahan pendopo dari Dinas Pariwisata Pemkab Gresik, lokasinya di sebelah kiri gerbang masuk area makam. Tapi pembangunan ini menimbulkan kontras, pasalnya pendopo baru itu terlihat berdiri gagah, sementara kompleks makam terbengkalai.
Hasyim menyebut makam yang dia jaga kalah tenar jika dibandingkan dengan situs makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim di Gresik. Sehari-harinya kedua makam itu bisa dikunjungi ribuan orang, sedang yang berziarah ke makam Fatimah binti Maimun hanya beberapa orang saja.
"Lebih banyak peziarah yang datang adalah rombongan keluarga. Beda dengan makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim yang terkadang menjadi paket wisata," katanya, Rabu, 11 Agustus 2010. Peziarah ramai datang ke makam Fatimah Binti Maimun pada 15 Syawal yang merupakan haulnya.


(http://www.rimanews.com/read/20100811/2095/makam-fatimah-penanda-masuknya-islam-di-indonesia).

0 komentar:

Poskan Komentar

next more...

u're my inspiration

g