Don’t Limit Your Challenges, Challenge Your Limit.

..

Kamis, 21 Juni 2012

Sebuah studi terbaru menemukan pemanis yang digunakan dalam susu formula bubuk, beberapa makanan organik, maupun makanan bebas gluten mengandung racun berbahaya arsenik.

Ahli kimia lingkungan Brian P Jackson, direktur Trace Element Analysis Core Fasility Dartmouth University, mengatakan bahwa timnya menemukan sufor bayi organik dengan bahan utama sirup beras merah memiliki tingkat arsenik enam kali lebih tinggi daripada batas aman Badan Perlindungan Lingkungan Hidup AS (EPA) untuk air minum.

Dalam laporan yang dipublikasikan di jurnal Environmental Health Perspectives, para peneliti juga menemukan kadar arsenik tinggi pada beberapa makanan organik dengan pemanis sirup beras merah, termasuk sereal batangan, dan makanan yang sering digunakan sebagai sumber energi instan para atlet.

"Temuan terhadap susu formula ini cukup memprihatinkan," kata Jackson seperti dikutip dari Shine Health.

Risiko keracunan arsenik pada sereal bar atau energi memang rendah pada orang dewasa, namun berdampak nyata bila dikonsumsi bayi dan mereka yang berdiet bebas gluten. "Selama ini kita hanya dari eksposur melalui air minum," kata Jackson.

Dia menambahkan, "Ibu harus tahu bahwa susu formula berbasis sirup beras merah harus dibatasi. Sebaiknya perhatikan bahan-bahan saat membeli susu formula."

Selama studi, peneliti menganalisis 17 jenis susu bayi, 29 bar sereal, dan tiga minuman berenergi di daerah Hanover, New Hampshire tanpa menyebut merek-merek yang diuji.

Arsenik organik ditemukan secara alami dalam tanah, namun arsenik kimia atau dikenal dengan arsen anorganik merupakan jenis yang lebih berbahaya. Racun ini digunakan dalam pestisida sebelum dilarang penggunaannya pada 2009.

Keracunan arsenik anorganik dalam jangka panjang dikaitkan dengan gangguan paru-paru, kandung kemih, kanker hati, dan fungsi otak.

Tanaman tertentu, seperti beras, menyerap arsen lebih tinggi daripada yang lain. Susu formula bayi yang dibuat dari tepung beras memiliki arsen rendah. Sebaliknya sufor dengan pemanis sirup beras merah mengandung arsenik dalam jumlah tinggi. Beras merah sirup sering digunakan sebagai alternatif "sehat" dari sirup fruktosa jagung pada makanan organik.

Namun, beberapa ahli gizi mengingatkan agar tak terlalu ambil pusing studi tersebut. "Saya akan mendorong konsumen untuk tidak khawatir tentang penelitian ini, tapi untuk menggunakannya sebagai pengingat bahwa makanan dari tanah tumbuh dengan berbagai macam bahan kimia, baik yang ditemukan secara alami atau mungkin dari penggunaan bahan kimia," kata Connie Diekman, direktur universitas nutrisi di Washington University di St Louis kepada HealthDay News.

"Sulit memperkirakan apakah makanan organik mengandung lebih tinggi arsenik atau mineral lainnya daripada makanan konvensional. Tapi makanan organik mengingatkan kita bahwa itu lebih baik."

0 komentar:

Poskan Komentar

next more...

u're my inspiration

g